Sosiologi Ekonomi


https://www.youtube.com/watch?v=zFXB2LMbT3A 



 

 

 

 

 


____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

 

Ø  Persoalan ekonomi dapat dikatakan sama tuanya dengan sejarah manusia itu sendiri. Ada semenjak manusia pertama Adam dan Hawa Persoalan ekonomi juga berjalan seiring dengan perkembangan dari pertumbuhan manusia itu sendiri. Pertama; Pembagian kerja sebagai persoalan ekonomi, menurut al-Quran dan Bibel, (anak dari Adam dan Hawa: Qabil dan Habil).

Ø  Pembagian kerja antara Qabil (petani) dan Habil (peternak).

Ø  Persoalan ekonomi yang kedua yaitu: persembahan.

Ø  Persembahan kepada sang Maha Kuasa (Tuhan) dari hasil aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh keduanya dalam menentukan pasangannya dari  kedua bidang aktivitas ekonomi yang berbeda.

Ø  Habil yg terbaik (Domba yg gemuk), sedangkan Qabil memberikan hasil pertanian yg paling jelek. Habil dapat pasangan yg lebih baik dari Qabil.

Ø  Akhir peristiwa, Qabil membunuh saingannya utk mendapat pasangan yang tercantik.  

 

Text Box: Apa  yang bisa di simpulkan dari cerita di atas……….
 

 

 


1)       Pertama; Prinsip Persembahan (RESIPOSITAS).

Ø  APA ITU RESIPOSITAS?

 

Rounded Rectangle: v	Ibaratnya antara raja ( penguasa/pemerintah) dan rakyat biasa. Rakyat memberi pajak kepada pemerintah. Semakin tinggi nilai persembahan maka semakin dekat dengan raja/penguasa/istana. Begitu juga sebaliknya. 

 

 


2)      Kedua; Prinsip Ekonomi.

Text Box: • Yaitu: prinsip “mengeluarkan biaya serendah mungkin untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.
 

 

 

 


Ø  Dari sejarah  persoalan ekonomi yang  digambarkan tersebut , menjelaskan bahwa dari   awal sejarah persoalan ekonomi tidak  hanya menyangkut ekonomi murni saja.Namun,  Berkaiatan erat dengan institusi-institusi  lain.seperti: agama, politik dan pemerintahan, budaya dan lain-lain.Oleh karena itu,  pembahasan persoalan ekonomi haruslah mempertimbangkan institusi-institusi  masyarakat  lainnya, yang  memperlancar maupun yang menghambat aktivitas-aktivitas  ekonomi yang dilakukan oleh para aktor ekonomi.

 

Ø  Persoalan-persoalan  ekonomi yang terdapat pada tingkatan indivudu, masyarakat, Negara (nasional) dan internasional tidak dapat  diselesaikan hanya  lewat ilmun ilmu  ekonomi saja. Harus bekerja sama dengan ilmu-ilmu sosial lainnya seperti: sosiologi, psikologi, antropologi, agama, politik dan lain-lain.

Ø  Ada hubungan tumpang tindih antara fokus perhatian ilmu ekonomi dan fokus perhatian ilmu-ilmu  sosial lainnya Contoh: ekonomi dan diskrinamasi, begitu juga sosiologi belajar juga tentang diskriminasi dibawah topik stratifikasi sosial (Max Weber). Atau sebaliknya sosiologi masuk ke jantungnya ekonomi yaitu:.Pasar yang adalah dengan pendekatan jaringan sosial untuk memahami pasar yang dilakukan oleh Granovetter. Hal ini disebabkan oleh antara ekonomi dan sosiologi sama2-sama membahas tentang  masyarakat.

 

 

 

 

Dari penjelasan ini maka dapat disimpulkan ada 3 kecenderungan yaitu:

1. para ekonomi memperluas bidang kajiannya pada topik yang secara tradisi digeluti oleh para sosiologi

2. Para sosiologi memperluas bidang kajiannya pada masalah yang sama seperti yang dikaji ekonom.masalah tersebut  merupakan topik yang telah menjadi tradisi kajian ekonomi.

3. Munculnya perpaduan baru antara ekonomi dan sosiologi makanya terdapat bidang ilmu baru yang namanya: SOSIOLOGI EKONOMI

 

Ø Definisi Sosiologi Ekonomi

1. Sosiologi Ekonomi adalah: studi  tentang bagaimana  cara orang atau masyarakat  memenuhi kebutuhan hidup mereka terhdap jasa dan barang langka, dengang menggunakan pendekatan sosiologi. Dari defenisi di atas dapat diuraikan bahwa; sosiologi ekonomi berhubungan dengan fenomena ekonomi bagaimana cara memnuhi kebutuhan masyarakat ,terhadap barang dan jasa yang langka maksudnya: aktivitas masyarakat  yang kaitan dengan  kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa

2. Fenomena sosiologis yaitu: kerangka acuan dan model-model  yang digunakan para sosiologi dalam memahami dan menjelaskan kenyataan sosial/ fenomena yang  terjadi dalam masyarakat. Pendekatan yang digunakan oleh para sosiolog dalam memahami dan menjelaskan fenomena ekonomi berbeda dengan yang dipakai oleh ekonom. Perbedaan tersebut yaitu: cara pandang, perbedaan dalam  mensikapi kegiatan praktis dan lain –lain. Kta merekde dengan yang namanya apakah ayang di makudkan dengan sosiologi politikn yang


Screenshot_2018-08-17-21-18-16-1.png

https://www.youtube.com/watch?v=zFXB2LMbT3A

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hubungan Kita Kok ga Pernah Langgeng ya ?